Sumber: CNBC, Reuters | Editor: Yudho Winarto

KONTAN. CO. ID –  NEW YORK . Wall Street sudah naik tinggi pada perdagangan Rabu (4/11). Meskipun belum ada buatan yang jelas, pemenang pemilihan kepala Amerika Serikat (AS).

Melansir Reuters, Dow Jones Industrial Average melonjak 367, 63 poin atau 1, 3% menjadi 27. 847, 66. Ruang S& P 500 naik 2, 2% atau 74, 42 poin menjadi 3. 443, 44 setelah naik sebanyak 3, 5% pada hari sebelumnya.

Indeks Nasdaq Composite melonjak 3, 9% atau 430, 21 poin menjadi 11. 590, 78 karena investor kembali berdesak-desakan ke masuk dalam perdagangan.

Investor tampaknya mengesampingkan hasil pemilihan presiden dan justru berkonsentrasi pada laga untuk kursi Senat. Di mana peluang Partai Republik meningkat & akan tetap memegang kendali.

Baca Juga: Wall Street naik lagi dalam hari ketiga berturut-turut sejak kausa pekan

“Saya pikir berita besar untuk rekan saat ini setidaknya seperti dengan terlihat pada permulaan adalah kalau tidak akan ada gelombang ningrat, yang umumnya mendukung pasar, ” kata Mike Lewis, direktur pelaksana perdagangan tunai ekuitas AS dalam Barclays, di “Squawk Box” CNBC.

“Saya pikir prospek ke aliran untuk pasar adalah ini akan menjadi lebih banyak tentang kebijaksanaan The Fed daripada tentang kebijakan, yang merupakan hal yang baik untuk pasar. ”

Presiden Donald Trump diproyeksikan memenangkan pemilihan presiden di Florida, Indiana, Alabama, North Dakota dan Kentucky bersama dengan South Dakota, Arkansas dan Ohio, kata NBC News .

Calon Demokrat Joe Biden diproyeksikan akan memenangkan Maine, Vermont, Delaware, Maryland dan Massachusetts mengikuti Colorado, New York dan Virginia, menurut NBC News.

Biden tampaknya tidak dapat mengambil alih North Carolina, di mana Trump yang memimpin di negara bagian itu, taat NBC News. Namun, Biden memimpin dalam Arizona dan Michigan, menurut NBC New.

NBC News memproyeksikan bahwa Biden ialah pemenang di Wisconsin, negara periode yang dimenangkan Trump pada 2016. Manajer kampanye Trump mengatakan Trump berencana untuk meminta penghitungan ulang resmi di Wisconsin.

Trump dan Biden sama-sama mengklaim memenangkan penetapan presiden. Meskipun masih ada separuh lusin negara bagian yang belum masuk perhitungan, di antaranya Arizona, Nevada, Wisconsin, Michigan, Pennsylvania, North Carolina dan Georgia.

Baca Juga: Investor asing justru memburu saham-saham ini saat IHSG merosot Rabu (4/11)

“Saya ingin berbagi dengan Anda semua kalau Joe Biden berada di carik yang tepat untuk memenangkan penetapan ini dan dia akan menjelma presiden Amerika Serikat berikutnya, ” kata manajer kampanye Biden Jen O’Malley Dillon, Rabu.

Trump mengatakan kepada para pendukungnya di Gedung Putih sebelum pukul 02. 30 bahwa dia “memenangkan segalanya” dan dia “memang memenangkan pemilihan tersebut. ”

“Kami bersiap untuk perjamuan besar. Kami memenangkan segalanya, serta tiba-tiba saja dibatalkan, “kata Trump. Kami akan pergi ke Majelis hukum Agung AS, kami ingin semua pemungutan suara dihentikan.

DONASI, Dapat Voucer Gratis!
Dukungan Anda akan menambah semangat kami untuk menyajikan artikel-artikel yang bernas dan bermanfaat.

Sebagai ungkapan terimakasih atas perhatian Anda, tersedia voucer gratis senilai pemberian yang bisa digunakan berbelanja dalam KONTAN Store.

–> Video Pilihan gong11deng –>
WALL STREET

gong11deng –>