Reporter: Dina Mirayanti Hutauruk | Editor: Noverius Laoli

KONTAN. CO. ID – JAKARTA . Kebijakan subsidi bunga jadi stimulus ekonomi oleh Pemerintah pada masa Pandemi Covid-19 dinilai tidak berimbas langsung terhadap pemulihan Cara Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). Sebab, masalah mendasar yang dihadapi UMKM adalah ketidaktersediaan modal buat memulai kembali bisnis serta hilangnya akibat penyebaran virus tersebut.

Penyelidik Kebijakan UMKM Suhaji Lestiadi mengungkapkan, pasar menghilang seiring daya kulak masyarakat lapisan bawah yang tetap merosot akibat pembatasan aktivitas baik sebagai upaya memutus rantai penyaluran Covid-19. Padahal, konsumsi produk-produk UMKM mayoritas berasal dari kalangan bangsa itu.

“Selama ini bantuan sembilan bahan pokok yang diberikan pada masyarakat berpenghasilan rendah dirasa lebih menguntungkan usaha besar dan agen-agen Pemerintah. Imbas bantuan tersebut dalam pemulihan ekonomi sektor mikro termasuk sangat lemah, ” kata Suhaji dalam paparan virtual, Selasa (4/8).

Baca Juga: Ini alasan BKPM mendesak RUU Omnibus Law Kerja segera rampung

Dia menilai, kebijakan subsidi bunga pada UMKM hanya akan menguntungkan perbankan. Bantuan sembako berupa produk-produk industri tertentu hanya membesarkan bisnis para-para produsen besar.

Seharusnya, Pemerintah justru memperbanyak program bantuan tunai, sebab dalam praktiknya daya beli umum berpenghasilan rendah akan terdongkrak. Sedekah tersebut bisa dibelanjakan untuk kebutuhan mereka sehari-hari di warung-warung sekitar yang mayoritas menjajakan aneka produk olahan UMKM.

Suhaji khawatir, bila kebijakan subsidi bunga diteruskan oleh karena itu pemulihan ekonomi akan semakin melambat. Bahkan, tidak menutup kemungkinan Nusantara akan memasuki masa resesi ekonomi. Kalau itu terjadi maka seluruh upaya membangkitkan UMKM yang sudah susah payah lakukan beberapa zaman ke belakang menjadi seakan tak berbekas.

Oleh karena itu, Suhaji mendorong agar pemerintah dan seluruh regulator untuk bahu-membahu mempersiapkan penyelesaian extra ordinary. Ada tujuh bagian solutif yang bisa ditempuh negeri untuk pemulihan ekonomi terutama dalam sektor UMKM menurutnya.

Pertama, resetting konsep pembangunan ekonomi rakyat kearah sistem perekonomian yang lebih berkeadilan dan kekeluargaan sebagaimana diamanatkan UUD 1945 pasal 33.

Baca Juga: Pengusaha ingin Omnibus Law Cipta Kerja utamakan sektor UMKM

Kedua, menyiapkan skema pembiayaan Pandemi Covid-19 (pandemic finance) untuk koperasi dan UMKM dengan ideal chanelling hingga tiga tahun ke depan.

DONASI, Dapat Voucer Gratis!
Dukungan Kamu akan menambah semangat kami buat menyajikan artikel-artikel yang berkualitas serta bermanfaat.

Sebagai peribahasa terimakasih atas perhatian Anda, ada voucer gratis senilai donasi dengan bisa digunakan berbelanja di LANGSUNG Store.

–> Video Pilihan gong11deng –>
UMKM

gong11deng –>