Jackpot hari ini Result SGP 2020 – 2021.

Reporter: Lidya Yuniartha | Editor: Handoyo.

LANGSUNG. CO. ID –  JAKARTA . Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan (PKH) Kementerian Nasrullah mengklaim bahwa Indonesia sudah mengalami swasembada atau mandiri untuk memenuhi kebutuhan ayam dan telur.

“Yang pertama, secara prinsip itu Indonesia itu sudah swasembada untuk ayam dan telur, ” ujar Nasrullah pada diskusi online , Kamis (22/4).

Menurutnya, dua komoditas ini pula termasuk dalam salah satu bahan pangan pokok & termasuk sumber protein dengan murah.

Meski disebut sudah swasembada, Nasrullah pula mengakui bahwa ada komponen-komponen tertentu dalam industri perunggasan ini yang masih bergantung atau didatangkan dari sungguh. “Perlu diketahui bahwa daripada kemandirian ini dari mandiri ini, masih ada yang mau tidak mau kita harus bergantung, ” katanya.

Komponen pertama ialah bibit ayam atau grand parent stock yang tak dihasilkan di Indonesia. Menurutnya, ini akan ditetaskan menjadi parent stock sehingga ada nilai tambah.

Tak hanya bibit ayam, Nasrullah juga menyebut terdapat penuh komponen bahan pakan peliharaan unggas yang didatangkan dibanding luar negeri. Walaupun, tempat menyebut komponen pakan terbesar, yakni jagung masih dihasilkan di Indonesia.

Baca Juga: Mengaku rugi sejak 2019, peternak unggas mandiri minta pemerintah turun tangan

“Untungnya di sini, yang komponen terbesar pakan yaitu jagung sekitar 40%-50%, tersebut diproduksi dalam negeri. Tetapi di luar daripada tersebut masih didominasi dari benih baku dari negara-negara subtropis yang artinya kita tak punya, ” katanya.

Dia juga menyebut kalau komponen tersebut bisa diproduksi di dalam negeri, tapi terbatas atas ketersediaan tujuan baku.

Adapun, sejak data paparan Nasrullah, ketersediaan daging ayam ras dalam April cukup untuk menutup kebutuhan bulan puasa, yang mana potensi ketersediaan daging ayam ras di April sebesar 336. 311 ton serta kebutuhan daging ayam ras pada bulan tersebut 266. 536 ton sehingga ada potensi surplus 69. 775 ton.

Sementara, daya ketersediaan daging ayam ras Mei sebanyak 341. 359 ton dengan kebutuhan sebesar 288. 237 ton jadi ada potensi surplus sebesar 53. 122 ton.

Untuk telur ras, di April pun menunjukkan potensi yang cukup baik zaman puasa dan lebaran dimana pada April potensi ketersediaan telur ayam ras sebesar 441. 996 ton dengan kebutuhan sebanyak 438. 064 ton, sehingga potensi ekses sebanyak 3. 932 ton.

Sementara di Mei, ketersediaan telur ayam sebesar 454. 540 ton dan kebutuhan sebanyak 478. 320. Meski ada potensi defisit di MEi sebanyak 23. 780 ton, peternak direkomendasikan meningkatkan produktivitas telur harian dan memperpanjang masa afkir sampai umur 95 minggu.

 

DONASI, Dapat Voucer Gratis!
Dukungan Anda akan menambah semangat kami untuk menampilkan artikel-artikel yang berkualitas & bermanfaat.

Jadi ungkapan terimakasih atas menggubris Anda, tersedia voucer gratis senilai donasi yang bisa digunakan berbelanja di KONTAN Store.

. bg-color-linkedin background-color: #0072b1;

<! —

–> <! —

Video Pilihan gong11deng –> <! — prev ivs script

gong11deng –>
<! —

PETERNAKAN

gong11deng –>