Faedah BBCA turun, prospek sahamnya masih menarik

Reporter: Harian Kontan | Editor: Harris Hadinata

KONTAN. CO. ID – JAKARTA.   PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) mencatatkan pendapatan operasi Rp 37, 8 triliun. Realisasi tersebut naik 10, 3% YoY sepanjang semester I-2020.    

BBCA membukukan pendapatan bunga Rp 27, 2 triliun, naik 10, 6% sepanjang semester I-2020. Kenaikan tersebut mendorong pertumbuhan pendapatan operasi BBCA.  

Laba BBCA sendiri turun 4, 8% YoY dengan perolehan laba Rp 12, 2 triliun di periode yang sama. Penurunan laba ini akibat meningkatnya kos provisi hingga 167, 3%.  

Kredit BBCA pada Juni sejumlah Rp 595, 1 triliun, terbang 5, 3% YoY. Pertumbuhan tersebut didorong oleh pertumbuhan kredit korporasi sebesar 17, 7% YoY.  

Di sisi lain, kredit komersial dan UKM pada Juni sebesar Rp 184, 6 triliun, turun 0, 9%. Total portofolio pengaruh konsumer senilai Rp 146, 9 triliun atau turun 5, 1%.  

KPR tumbuh flat 0, 3% YoY dan KKB (kredit kendaraan bermotor) turun 11, 9% YoY. Saldo outstanding kartu pengaruh sebesar Rp 10, 6 triliun, turun 18, 6%.

 

Referensi BBCA

Saya mereferensikan beli BBCA untuk investasi. Anda bisa manfaatkan area 30. 000–31. 000 untuk melakukan cicil beli investasi sebesar 10%-20% sejak dana investasi.  

PBV Band BBCA berada di area +1 stdev. Yield dividen BBCA 1, 7% dengan DPR 47, 9%.
 


–> Video Pilihan

–>

–>
REKOMENDASI SAHAM

–>